Selasa, 09 April 2013

Khasanah Warisan Batik Indonesia (Part 1)


Batik adalah salah satu cara pembuatan bahan pakaian. Selain itu batik bisa mengacu pada dua hal. Yang pertama adalah teknik pewarnaan kain dengan menggunakan malam untuk mencegah pewarnaan sebagian dari kain.
Dalam literatur internasional, teknik ini dikenal sebagai wax-resist dyeing. Pengertian kedua adalah kain atau busana yang dibuat dengan teknik tersebut, termasuk penggunaan motif-motif tertentu yang memiliki kekhasan.
Batik Indonesia, sebagai keseluruhan teknik, teknologi, serta pengembangan motif dan budaya yang terkait, oleh UNESCO telah ditetapkan sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity) sejak 2 Oktober, 2009.
Tradisi membatik pada mulanya merupakan tradisi yang turun temurun, sehingga kadang kala suatu motif dapat dikenali berasal dari batik keluarga tertentu. Beberapa motif batik dapat menunjukkan status seseorang. Bahkan sampai saat ini, beberapa motif batik tadisional hanya dipakai oleh keluarga keraton Yogyakarta dan Surakarta.

Prambanan, Simbol Candi Agung Hindu (Part 1)


Prambanan adalah candi Hindu terbesar dan termegah yang pernah dibangun di Jawa kuno, pembangunan candi Hindu kerajaan ini dimulai oleh Rakai Pikatan sebagai tandingan candi Buddha Borobudur dan juga candi Sewu yang terletak tak jauh dari Prambanan.
Candi Prambanan atau Candi Rara Jonggrang adalah kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia yang dibangun pada abad ke-9 masehi. Candi ini dipersembahkan untuk Trimurti, tiga dewa utama Hindu yaitu Brahma sebagai dewa pencipta, Wishnu sebagai dewa pemelihara, dan Siwa sebagai dewa pemusnah.

Bercerita Lewat Wayang (Part 1)


Pada 7 November 2003, UNESCO menetapkan wayang sebagai pertunjukkan bayangan boneka tersohor dari Indonesia, sebuah warisan mahakarya dunia yang tak ternilai dalam seni bertutur (Masterpiece of Oral and Intangible Heritage of Humanity).
Ketika agama Hindu masuk ke Indonesia dan menyesuaikan kebudayaan yang sudah ada, seni pertunjukan ini menjadi media efektif menyebarkan agama Hindu. Pertunjukan wayang menggunakan cerita Ramayana dan Mahabharata.
Demikian juga saat masuknya Islam, ketika pertunjukan yang menampilkan "Tuhan" atau "Dewa" dalam wujud manusia dilarang, munculah boneka wayang yang terbuat dari kulit sapi, dimana saat pertunjukan yang ditonton hanyalah bayangannya saja. Wayang inilah yang sekarang kita kenal sebagai wayang kulit. Untuk menyebarkan Islam, berkembang juga wayang Sadat yang memperkenalkan nilai-nilai Islam.

Subak, Irigasi Tradisional Alam Bali (Part 1)


Subak ini biasanya memiliki pura yang dinamakan Pura Uluncarik, atau Pura Bedugul, yang khusus dibangun oleh para petani dan diperuntukkan bagi dewi kemakmuran dan kesuburan Dewi Sri. Sistem pengairan ini diatur oleh seorang pemuka adat yang juga adalah seorang petani di Bali. Pada tahun 2012, UNESCO mengakui Subak (Bali Cultur Landscape), sebagai Situs Warisan Dunia.

Rabu, 03 April 2013

Kunokini Trailer


Sebuah Film dokumenter tentang sekelompok orang yang terus berjuang untuk memperkenalkan alat musik tradisional indonesia alat musik tradisional Indonesia adalah sebuah kekayaan budaya Indonesia yang tak ternilai harganya. Namun banyak pula yang tidak mengetahui bahkan sama sekali belum pernah mendengar alat musik tradisional tersebut dimainkan, di tengah majunya industri musik modern.
Alat musik tradisional ini semakin jarang dimainkan atau didengarkan, namun ada salah satu group musik indonesia yang masih menggunakan alat-alat musik tersebut, dan agar bisa diterima oleh masyarakat pada era sekarang mereka mengkombinasikan alat2 musik tersebut dengan irama2 dan sentuhan modern.
Group musik kunokini ini terus berkarya dengan selalu melibatkan atau menggunakan alat musik traditional, dengan semangat nasionalisme mereka selalu menyebarkan virus cinta indonesia dengan mengaransemen ulang lagu rasa sayange, Yamko Rambe Yamko, lagu jawa, indo baru dan soldier dan bahkan mereka sempat perfomance di beberapa negara dan tampil dengan menggunakan alat2 musik traditional tersebut, dibeberapa kesempatan mereka juga terlibat scoring film dengan menggunakan alat2 musik traditional, spirit nasionalisme yang mereka usung pantas kita apresiasi.

Melawan Batas


Setelah lebih dari 20 tahun Indonesia tidak pernah menjadi tuan rumah kompetisi Marathon, akhirnya tahun lalu berkesempatan menjadi tempat penyelenggara International Bali Marathon 2012. Lebih dari 2000 peserta mengikuti. Berikut cerita spesial dari beberapa pelari.

Senin, 01 April 2013

Noken Khas Papua (Part 1)


Noken mengalami perkembangan cukup bagus dibandingkan dengan fasilitas tradisional lainnya. Setelah noken dianyam, diberi warna-warni sehingga berpenampilan lebih memikat pemilik. Saat ini noken lebih banyak ditemukan di Paniai. Daerah ini dikenal sebagai gudang noken. Namun, penduduk setempat menyebutnya agiya. Di Paniai dikenal enam jenis agiya, yakni goyake agiya, tikene agiya, hakpen agiya, toya agiya, kagamapa agiya, dan pugi agiya.
Kepala Bagian Tata Usaha Dinas Pariwisata Kabupaten Paniai Thomas Adi menyebutkan, jenis-jenis agiya ini dibedakan sesuai bahan, bentuk, warna, dan pemakaian dalam suku.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More